Kamis, 10 Januari 2013

ISTIKHAROH CINTA.




Tak terlerai gelisah berkepanjangan, jikalau hanya bersandarkan perasaan.
Tak tergerai resah berkelanjutan, jikalau perasaan tanpa dasar pemikiran.
Tak tercerai gundah berkesinambungan,jikalau pemikiran tanpa cahaya Tuhan.

Kupaparkan bait ini dalam rangkaian kesendirianku yang panjang;
Ku ungkap getar ini dalam ragu yang tertahan;
Untukmu seorang Sahabat yang tak kunjung memberi jawaban.
Aku bersama semua pengabdianku yang tertunda,
bersama sepotong harapan yang tak akan sempurna bila tidak juga kau ada.
Untuk engkau yang tak kutahu ada dimana
dalam rangkaian doa-doa istikharahku…

Kelak bila kau kutemukan, izinkan senyumku melebur bersama taatmu.
Izinkan cinta dan kehormatanku, terpatri kuat untuk menjaga kehormatanmu.
Aku Lelaki asing bagimu. Nanti terangkanlah apa2 yg tak kumengerti darimu; Terangkanlah apa-apa yang tidak tersukai darimu;
Agar Aku disa menjadi Imam mendampingimu.
Bila nanti Allah rezekikan engkau untukku,
maka semoga Aku juga menjadi rezeki mulia untukmu.
Bersamamu menyempurnakan amanah dalam hidup ini,

Di extrimya musim hujan di Januari ini,
dengan langkah-langkah rahasia, engkau berjalan, lenggang seperti malam, menghindar dari pandangan dan menahan pandangan.
Hari ini pagi telah mengatupkan kedua mata,
tak mengacuhkan seruan angin barat yang garang.
Jikalau engkau memang belum mau memberi jawaban,
bila engkau tetap tak hendak berkata,
serta memberi delta waktu yang cukup lama,
akan kuisi hatiku dengan keheninganmu
dan merengkuhnya dalam setiap munajatku.
Temukan aku dalam istikharahmu, dan ‘kan kucari engkau dalam istikharahku. Namun bila kita tidak saling bertemu,
percayalah bahwa apa2 yg tertulis untukku adalah apa2 yg terbaik untukmu,
dan apa-apa yang tertulis untukmu adalah apa-apa yang terbaik untukku.
Ingatkah engkau dengan janji Allah,

“…Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)…”
( QS an-Nuur: 26 )

Di sini, aku akan tetap istiqomah dan menunggu dalam hiruk pikuk kehidupan,
seperti malam dengan bintang-bintangnya yang terus setia,
dan menundukkan pandangan ke bumi dengan sabar.
Pagi pasti datang, kegelapan malam akan berlalu;
.......... ♥ ♥ ♥

Tidak ada komentar:

Posting Komentar