Kamis, 28 Juni 2012

ENGGAK 5 KECUALI 5

Enggak ada kebaikan untuk Perbincangan kecuali dgn Amalan.
Enggak ada kebaikan untuk Harta kecuali dgn keDermawanan.
Enggak ada kebaikan untuk Sahabat kecuali dgn Kesetiaan.
Enggak ada kebaikan untuk Shadaqoh kecuali dgn Niat yang ikhlas.
Enggak ada kebaikan untuk Kehidupan kecuali Kesehatan dan Keamanan.

Minggu, 24 Juni 2012

SENJA KEMUNING JINGGA.

Renung .....................................
Pasrah tanpa kata kata,
Bisu dalam relung hampa,
Hanya bisa membaca tahun2 yg sdh mati,
Yang mencengkeram kegelapan purba,

Ingin kumemetik kemuning jingga,
Diawan senja merah magenta,
Meski aku orang yang terbuang,
Ku akan tegar di simpang kehidupan,
Kutajamkan tatap bola mataku,
Tuk siapkan jiwa menjemput hari depan,
Walau aku masih hanya bisa rindukan Asa,
Meski aku masih berpeluh basahnya hampa,
Walau kesunyian selalu hinggap,
Akan berusaha kubuat menjadi manisan yg lezat,
Agar terwakili segala yang terbahasakan rasa....
Tentang ribuan detik yang terlewati,
Kumenunggu dgn duduk di kesabaran sendiri ini,
Bersama jingganya keikhlasan.

Jumat, 22 Juni 2012

PAGI MELANGKAH

Pagi hari ini bukanlah kemarin atau esok,
Bila terdiam atau terpaku, mungkin akan digilas zaman,
Maka marilah bergerak dan melangkah,
Walau setapak demi setapak pastikan langkah,
Jangan ingin kembali ke masa silam yg tertinggal,

Didepan sana jalan masilah panjang membentang,
Berliku liku dengan indah, duri pepohonanpun elok disampingnya,
Tujuan kita masilah amat jauh, tapi jarak tidaklah sbg halangan,
Bahkan terik panas dan hujan dingin bukanlah suatu beban.

Harus tetap melangkah, dijalan yg lurus lurus saja,
dan sesekali rehat di tepi, menikmati sinar mentari .
dan berteduh di Kemuning Kasih

Kamis, 21 Juni 2012

RINDUKU TERTEGUN KPD. YANG MAHA KARYA

Kali ini, darah dan jiwaku menyatu dipeluk Alam,
Kala diterpa jerit angin gunung yang berbasa basi,
Dari ketinggian ini, aku lihat jalan setapak terbungkusa Kabut,
Batang pohon Pinus duduk sendiri seperti menjerit tanpa suara,
Dan Burung burung menyapa lalu terbang entah kemana ?

Angankupun berjalan dengan Mata Hati mendaki Teka Teki,
Dalam dalam kuhela nafas dgn i'tikad mensyukuri nikmat Illahi,
Dan ada melintas didepanku yg hentikan pengembaraan hati,
Selaksa takjub akan kebesaran Maha Karya Illahi Robbi,

Degup dada ini hingga meneteskan jelmaan Cinta di hidup raya,
Jiwakupun luruh terengkuh Hasrat menapaki PetunjukNYA.

MENATA-HATI

Kutundukkan wajah dalam menata rapikan hati agar tak beringas,
Kutelusuri rahasia hati memahami Hablumminalloh Hablumminannas,
Sering ada air mata di pipi yg mulus mengalir meski tak deras,
Kala kudengar suara menyulam, kalam Tuhan menyentuh jiwa luas,
Kala bibirku berbisik ‘Amin‘ pada tiap bait do'aku yg hiba memelas,

Memahami jarak jauh yang hakikatnya amat dekat..
Hakikat jalan yang berliku menuju abadinya akhirat..

Rabu, 20 Juni 2012

MATI ITU PASTI




 
Hidup ini adalah berlayar menuju Samudra kesendirian,
Dari hari ke hari hingga dekat kepada tujuan,
Tanpa dayung dan tanpa layar ... tapi dengan pernafasan,
Ada yg tak ikuti haluan tapi ada yg mengikuti arah Ke-Imanan ...
Terombang-ambing di masing2 pribadi kebijakan,
Dan yang pasti semua akan sampai ke akhir tujuan,
Entah .....
Apakah sampai dengan senyum kebahagiaan...
Atau sampai dengan luka siksa penderitaan ..
Laa haula wa laa quwwata illa billah .................................

RINDU AYAH



Mungkin dari kerapuhan ataukah kepedihan,
Hingga aku hanya bisa menangis pada puisi,
Hingga aku larut dalam2 tersedak kehidupan,
Bukan hitungan dua dikurang satu sama dengan satu,
Bukan ibu dikurang ayah sama dengan yatim,
Ayah pergi lalu ibu tinggal,
Ayah menuju keterpisahan,
membuatkan batas yang tak mampu kutuju,
Ibu yang semakin sendu,
Ibu yang selalu meyakinkanku,
Ibu adalah ketangguhan dalam kesendirian,
Menggiring hidupku,
Pada permulaan yang akan selalu mendekatkanku pada akhiran,
Akhiran kebahagian,
Atau aku celaka dan durhaka karena menghadiahi ibu......
dengan sumber air mata tangis,
lalu aku pergi kepada pusara ayah
lalu aku pulang
lalu aku bercerita kpd Ibu,
Ohhhh....Ayah..
Mengenang seperti apa lagi yang bisa menyusutkan rinduku
Karena terlalu tinggi kuraih,
Kehadiranmu dalam anganku,

Ayah...

Ibu menangis lagi,
Ibu terisak lagi...
Tapi bukan itu yang kusesali,
Karena kerapuhan sebabnya,
Karena pergulatan yang kering ini,
Karena kepedihan,
Karena pecahan kaca-kaca itu,
Kaca yang harus ditapaki,
Sementara telapak kaki belum begitu sembuh,
Aku ingat ajaran Ayah...
Bagaimana membuat senyum ibu kembali,
ini luka....yang bercerita lalu entah,
Entah yang tak pernah dimengerti, oleh ku, dan oleh ku juga,
Berlalu bersama retak waktu,
Yang mengeping dan mengecil menjadi kenestapaan,
Lalu menitik pada keterpekuran,
Dan takkan pernah hilang,
Sekalipun telah melewati seribu malam-malam perenungan,
Pada bunga kamboja,
Yang masih kaku untuk kutaburkan,
Pada masa yang turut mengentakkan,
Dalam kesadaran yang mengepung menjadi diam,
Jika doaku sampai,
Cukup kirimkan aku senyuman,
Setiap kamis.....dan Jum'at
Akan kujenguk makam mu
Aku janji..
Aku tidak akan menangis lagi ...AYAH.

MEMULUNG-HIKMAH


------------------------------------------------
Diriku adalah hanya suatu keterbatasan,
Yang terselipkan dalam bait-bait kesastraan,
Mendekam di sela2 tumpukan puisi kehidupan,
Dikurung sepi dan selalu mengharap pencerahan,
Menunggu yang datang dalam arti kepasrahan.
Tertatih-tatih aku memikul mimpi yg menjadi beban,
Dan aku terus ketuk pintu dan bertanya ke tiap alur jalanan,
Untuk mengharap akan tersingkap dengan semua jawaban.

Senin, 18 Juni 2012

KUSANDARKAN-diri


SEPI

=============================
Tak mungkin akan kubuang rindu yang bergayut,
Walau Aku terpaku dalam kata syair berdenyut,
Hanya mampu menunggu siapa yg kan kujemput,
Hanya semu kemayaan bayang2 mmbuat ku hanyut,

Apapun telah kucoba dan bertanya kesetiap sudut,
Mencari menerobos dikeheningan dinginnya kabut,
Dan msh saja aku terjebak dlm rimba jiwa rindu yg tertaut,
Dimana, kemana dan kpd siapa ku hrs bersandar dgn lembut..

Dan ........................................
Pastinya hanya kepada DZAT yang memegang MAUT.

Minggu, 17 Juni 2012

HENING SUKMA.


-------------------------------------------------
Gemeriap pagi merasuk kerelung palung hati,
Jejak hening bening senyap menggigil sukma,
Bekas getar dzikir fajar mencumbui syaduh pagi,
Yaa Rohman ...Yaaa Rohiim ... Allahu Akbar ...
Lungkruh aku di keluh yang ramah,
Lungkruh aku di CintaMU yg tak pernah usai,
Lungkruh aku di tangis yang penuh hikmah,

Jelang waktupun tak pernah terbilang,
Pucat pias wajah kala kumenggali asa lantas gelisah,
Memangku sabar dgn komat kamit inginkan Ijabah,
Mengharap cahaya ILLAHI menyinari semak belukar hati,
Seiring kemilau Syahadat menggetarkan sukma,
Secangkir linang air mataku tumpah tersenggol pasrah,

Dan aku melihat ...
Matahari, Langit, Angin, Air dan smuanya terus menerus sibuk bekerja…
Penuh qona'ah kepatuhan dan ketawadu'an ..........

TETES.AIR.MATAKU-adalah-SENYUM.KEBAHAGIAAN

Kehidupan adalah sesuatu pertemuan dan perpisahan  .
Seumpama setetes airmata beriring se-ulas senyuman.
Maka tidak akan kutukar dukacita hatiku demi kebahagiaan,
Karena kubiarkan tetes air mataku tuk kepsarahan atas keslahan,
Kutetapkan diriku sebagai Tetes air mata, sejukkan senyuman,
Linangan tetesnya yg mensucikan hatiku menuju pemahaman,
Dan merubahku menjadi bahagia dalam wujud seulas Senyuman,
Akupun rela kelaparan dalam hening di keindahan dasar kejiwaan,
Meski jiwa ini dipisahkan ...............

PERJALANAN YG HANYA SEMALAM

Tentang suatu perjalan yg semalam,
Dari sesosok Sang Lelaki Suri Tualadan,
Yang Akhlaqnya paling Mulia,
Yang membawa terang menyibak kegelapan,



Dalam Perjalanan ke Sidratul Muntaha yg penuh berkah,
Sebuah peristiwa yang hny bisa dinalar dgn hati bersih saja,
Memaknai dalam penajaman hati jiwa..
Memahamkan keyakinan akan Kebesaran Allah Ta'ala,

Perjalanan yg hanya semalam penuh arti....
Antara Masjidil Haram dan Masjidil Aqsha, yang kami imani…
Mi'raj telah mengajari manusia bersujud kpd Illahi Robbi,
Dan Cahaya Isro' akan selalu menetramkan hati, serta jiwa ini.
Juga sebuah Ujian Keimanan untuk-ku dan untuk kami ..

اللَّÙ‡ُÙ…َّ صَÙ„ِّ عَÙ„َÙ‰ Ù…ُØ­َÙ…َّدٍ Ùˆَآلِ Ù…ُØ­َÙ…َّدٍ

Sabtu, 16 Juni 2012

MEMBINGKAI ARTI

Ada sendu terparkir kuat dalam teras hati,
tak ada pintu ataupun jendela yg lepas terbuka,
dalam suatu ruang pasrah,
masih saja aku rajin menghitung mimpi,
memecah memilah disetiap malam dlm dingin kesunyian,
dengan sebilah pena dan sebatang keyboard.
masih saja ingin ku tuliskan berjuta juta ocehan angan2,
tentang perjalanan ARTI penggapaian,

baju dan selimut damba-an sibuk kibasi gigil,
dalam pertapaan musim hujan kecemasan,
dipondok raga reot yg beku dalam penantian,
tak bertemu jalan dalam semak belukarnya hasrat,

tak ada pagi dan tak ada senja dalam kisah kita,
hanya udara sesak yang menyelinap dari kerinduan,
mengibas ngibas lampu minyak gelisah,
menemani acara penenunan badai,

sepertinya tak ada musim yang berganti,
hanya tetes rintik air diatas bantal pembaringan,
rapuhkan rajutan pada anyaman janji kesetiaan,
akhirnya kutertidur tak pulas dalam kepasrahan,
dan kudicemo'oh oleh bahasa keHangat-an,

JANJIMU TITIK KOMA PETIK TANYA DIHATIKU

Meresapi RINDU
Gemetar dicakar oleh rasa nanar,
Dngn hati2 kami sama-sama merawat luka kerinduan,
yang menimpa rasa hati dari induk kepedihan,
Ku anyam pedih menjadi nisan-nisan keinginan,
dari perlakuan yg berdiam dalam mimpi-mimpi harapan,
Lolongku di kegelapan malam,
Gerutuku di pagi,siang dan sore yg ditandu keranda kegelisahan,
Kutak mau ada retak dan patah, walau derai pula airmata,


ngilu rindu padamu ini tak pernah aku kafankan,
aku sampaikan pada " kemuningmu " yg dikiaskan Ibu-ku,
yang aku tahu ada titik-titik janjimu di daun hatiku,
adalah mataku beradu dengan mata yg santun,
yang akan mengedip, lalu memfahamkan artian,


meski tak terjawab  hari ini hari apa,
meski tak terkira semestinya berapa resah yang aku tangisi,
yang ada esok, lusa dan kapanpun derita itu singgah,
aku ingin bersamamu ...tuk selesaikan menganyam badai,
laksana kita adlh ibu dari mahabijaksananya matahati,


sekali waktu dimana nanti peran berganti,
akan kami titip luka, pedih dan airmata ini pada Tuhan,
akan kami ceritakan kepada anak cucu kita bahwa kehidupan ini begitu menyenangkan,
hadirlah.. jejakkan kakimu pada bekas jejak kakiku yang darahnya mengering sepi,

Kamis, 14 Juni 2012

GETARAN SUKMA

Kuhanyutkan jiwa....
dalam Mahabbah Cinta pada ciptaanNya,
Sungguh sejuk nurani sukma ...
tatkala ditusuk ayat-ayat mukjizat ,
Bergetar raga sukma....
dipanah mahabbah cinta yg takkan padam.

Mahabbah yg hening bening penuh ketentraman,
dalam darah,dalam daging,dalam hati,
yang bisa hancurkan segala dendam kesumat,
tunduk patuh segala angkuh, melibas sombong,
tersungkur hajad dengki, sirna iri hati,
kembali tunduk runduk, sujud ruku'
dan Ruh ....... men-sucikan sekujur jasad.

KEPADA AKU DEWE

G-elap malam kian melindap halus merayap - rayap,
I- nginnya nyatakan mimpi, namun msh hny bisa berharap,
M-ungkin tak ada waktu untuk bisa mendekap,

 
M-emintal puja puji dan do'a2 pinta yg baik ,
A-gar ikhtiyar bisa mungkin terkabul secara apik,
O-tak bisa diharap encer dari segala urusan yg pelik,
 
E-mang banyaklah yg aku tanya- pertanyakan,
N-amun masih banyaklah yg belum terjawabkan,
J-adilah teka teki yang mengendap dipikiran,
O-nggokan soal-soal masilah banyak yg perlu kukerjakan,
Y-ang memang dalam hidup ini selalu berkutat dgn Ujian.

----------------------------------------------------------------
salam .. xixixixixixii....

MUSYAWARAH DIRI

Bilamana… perdebatan musyawarah dlm diriku,
Menjadikan sesuatu hal yang sungguh terlalu,
Meskipun aku telah berusaha menghindari nafsu,
Namun kadang aku tak kuasa menghadapi diriku,

Dan maka, saat aku menjadi tak terarah,
Hatiku menjerit semakin gundah parah,
Seperti luka yang terus menerus berdarah,
Menjadikanku orang yang selalu serba salah,

Adakalanya  saat hidupku terasa membosankan,
Hilang sudah segala gairah impian dan harapan,
Terus menyendiri di kesunyian dan tak karuan,
Layaknya terombang ambing oleh ombak lautan,

Kemudian aku mencampakkan diriku,
Kemudian aku menyalahkan diriku,
Kemudian aku menghukum diriku,
Kemudian aku hendak memasung diriku…?????

Tidak! lagi - lagi tidak!
Tuhanku Yang Maha Berkehendak
Meski aku diam tak bertindak
Hatiku kini tersentak

Aku beranjak pergi menghadap kepadaNya,
Mensucikan diriku yang penuh dengan dosa,
Dosa yg sulit hilang jika aku terus memeluk dunia,
Dunia menjadikanku budak yg terus terpenjara,

Dunia bagai cermin yang terlihat menarik,
Terlalu menarik dan akan mudah tertarik,
Yang sebenarnya adalah sesuatu yang terbalik,
Sebuah perangkap manusia menjadi agnostic,

Wahai Tuhanku Maha Pemberi Petunjuk,
Jauhkanlah aku dari sifat yang busuk,
dan dari setan yang selalu membujuk,
dan hamba mohon agar dunia ini takluk,

---------------------------------------------selalu salam enjoy be happy ...

MELUKIS KETENANGAN JIWA.

Kembali aku memungut rapikan kata demi kata ,
Lalu kumengoles-oleskan kuas dlm kanvas panca warna,
Untuk kunyatakan pikiran dalam gambaran makna,
Mengharap keindahan lukisan hidup tanpa teriakan dan siksa,
Biar tersenyum sejuk tenangkan jiwa tanpa ada duka,
Karena rasa duka sudah sangat akrab dengan saya,
Bahkan DUKA mengajari aku tuk bertanya :
" ADAKAH SUKA DISANA ..........................????????????
Namun jika SUKA DUKA hny sementara, adakah yg lebih BERHARGA..??
Smua sdh terCipta dan terSedia,


Bagai musim hujan, tak usah cari air,
Cukup tadahkan tangan dan merasakan tetesan,
Dan jiwapun akan melihat keindahan dan merasakan,
Hanya memilih ...
Hanya berfikir......
Hanya menyambut ...
Hanya memutuskan ....
Hanya merasakan....
TIADA MENGHARAP-TIADA MENOLAK,
HANYA MENERIMA ... APA ADANYA.


Maka bisa selesailah LUKISAN KETENANGAN JIWA.


salam Enjoy ................

Rabu, 13 Juni 2012

GEMURUH RASA

Di hamparan AgungMu disekat tanpa batas nan luas,
Segerombolan angan melayang menggores gagas,
Dalam luasnya pelataran AgungMU nan lapang,
Selalu kuingin melukis puja puji dlm hening dgn tenang,
Untuk menghilangkan gumpalan dosa2ku yg mengubang,
Inginku luruh dalam gemuruh Tahmid tanpa gamang,
Berbaris dgn do'a2 agar tak dikeroyok kerumunan dosa2 meremang,
Dan ingin kuhanyutkan diri ke dalam Lautan Ampunan,
Agar Gemuruh rasa melirih menata hati.

M-I-S-T-E-R-I.


kepingin naik kuda terbang.. xixixiixiiii ...

Mister jagad raya masih tersusun dan tersimpan rapi
Bertaburan keajaiban yang menakjubkan disetiap hari,
Cakrawala berwacana menggetarkan pikiran dangkal,
Dan merotasi akal pendek tuk mengurai tabir tirai,
Mataharipun hanya salah satu dari triliunan di Angkasa Raya,
Bulan, bintang dan galaksi sungguh amat anggun indahnya,
Namun jarak perjalanannya seribu tahun cahaya dlm hitungannya,
Serpihannya membuat nalarku limbung tanpa gravitasi rasa,
Semua kerumitan ajaib itu diciptakanNYA tuk makhlukNYA yg mulia,
Krn smua makhluk lainnya mendapat perintah sujud ke manusia,
Kecuali yg membangkang yaitu setan, iblis dan saudara2nya,

Benakkupun tak mampu berkutat dengan misteri agung,
Yang kutahu hanya CINTA ALLAH sungguh Maha Dahsyat,

Dan ingin aku bermimpi lagi....
Menunggang Kuda Sembrani keliling ke entah angkasa yg mana..??
Yang kurasakan dlm mimpi itu hanya rasa  indah dan indah saja .....


Ù…َاشَآءَاللّÙ‡ُ

BISU-MENAMPAR-JIWA

Menatap bisunya kata
=========================
Bergumam sendiri di semak-semak dada,
Dan tiba tiba aku mulai berkata kata terbata,
Kupandangi langit gelap menyeringai saja,
Tercengang kurenung arti yg jauh disana,
Dan semakin menjambak jiwa dalam tanya,
Ku ingin engkau memberiku sedaun perhatian sederhana,
Atas hasratku tuk bersandar menahan sepi rasa,
Dan ingin ku-ucapkan salam, tapi bisu menampar jiwa,

Masih punyakah engkau sekantong sapa ?
Untuk kau berikan kepadaku yg dalam betah,
Disini aku duduk setia tak sekedar tunggu ucap kata,
Dengan sebatas masih percaya,
Sambil kulukis lesung pipi kau punya rona jelita.

Selasa, 12 Juni 2012

FRIENDSHIP

A FRIEND IS a TREASURE
A friend is someone we turn to,
when our spirits need a lift.
A friend is someone we treasure,
for our friendship is a gift.
A friend is someone who fills our lives,
with beauty, joy and grace.
And make the world we live in,
a better and happier place.

friendship is not just the name of an ordinary feeling.
but it is the name of the feelings of understanding,
honesty and frankness between some persons.
and these feelings keep the feeling very special persons to keep together,

They're the ones you can go ,
When you're in despair,
The ones that'll help you,
Even when you got gum in your hair!
They're the ones who'll laugh
And go laughing with you all through the day
The ones who'll help you
Help you with all their might

True friends are for life
Until the end
They're more than special
They're your bestest friends.

To have a good friend,
You have to be one,
So be nice to one another,
So you can be friends forever,
And that's how to be the best friend,
you can be.,

KETAHUILAH DENGAN SEX

Sebagai bagian dari fitrah kemanusiaan, Islam tidak pernah memberangus hasrat seksual. Islam memberikan panduan lengkap agar seks bisa tetap dinikmati seorang muslim tanpa harus kehilangan ritme ibadahnya.

Bulan Syawal, bagi umat Islam Indonesia, bisa dibilang sebagai musim kawin. Anggapan ini tentu bukan tanpa alasan. Kalangan santri dan muhibbin biasanya memang memilih bulan tersebut sebagai waktu untuk melangsungkan aqad nikah.
Kebiasaan tersebut tidak lepas dari anjuran para ulama yang bersumber dari ungkapan Sayyidatina Aisyah binti Abu Bakar Shiddiq yang dinikahi Baginda Nabi pada bulan Syawwal. Ia berkomentar, “Sesungguhnya pernikahan di bulan Syawwal itu penuh keberkahan dan mengandung banyak kebaikan.”
Namun, untuk menggapai kebahagiaan sejati dalam rumah tangga tentu saja tidak cukup dengan menikah di bulan Syawwal. Ada banyak hal yang perlu dipelajari dan diamalkan secara seksama oleh pasangan suami istri agar meraih ketentraman (sakinah), cinta (mawaddah) dan kasih sayang (rahmah), baik lahir maupun batin. Salah satunya –dan yang paling penting– adalah persoalan hubungan intim atau dalam bahasa fiqih disebut jima’.
Sebagai salah tujuan dilaksanakannya nikah, hubungan intim –menurut Islam– termasuk salah satu ibadah yang sangat dianjurkan agama dan mengandung nilai pahala yang sangat besar. Karena jima’ dalam ikatan nikah adalah jalan halal yang disediakan Allah untuk melampiaskan hasrat biologis insani dan menyambung keturunan bani Adam.
Selain itu jima’ yang halal juga merupakan iabadah yang berpahala besar. Rasulullah SAW bersabda, “Dalam kemaluanmu itu ada sedekah.” Sahabat lalu bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah kita mendapat pahala dengan menggauli istri kita?.” Rasulullah menjawab, “Bukankah jika kalian menyalurkan nafsu di jalan yang haram akan berdosa? Maka begitu juga sebaliknya, bila disalurkan di jalan yang halal, kalian akan berpahala.” (HR. Bukhari, Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah)
Karena bertujuan mulia dan bernilai ibadah itu lah setiap hubungan seks dalam rumah tangga harus bertujuan dan dilakukan secara Islami, yakni sesuai dengan tuntunan Al-Quran dan sunah Rasulullah SAW.
Hubungan intim, menurut Ibnu Qayyim Al-Jauzi dalam Ath-Thibbun Nabawi (Pengobatan ala Nabi), sesuai dengan petunjuk Rasulullah memiliki tiga tujuan: memelihara keturunan dan keberlangsungan umat manusia, mengeluarkan cairan yang bila mendekam di dalam tubuh akan berbahaya, dan meraih kenikmatan yang dianugerahkan Allah.
Ulama salaf mengajarkan, “Seseorang hendaknya menjaga tiga hal pada dirinya: Jangan sampai tidak berjalan kaki, agar jika suatu saat harus melakukannya tidak akan mengalami kesulitan; Jangan sampai tidak makan, agar usus tidak menyempit; dan jangan sampai meninggalkan hubungan seks, karena air sumur saja bila tidak digunakan akan kering sendiri.

Wajahnya Muram

Muhammad bin Zakariya menambahkan, “Barangsiapa yang tidak bersetubuh dalam waktu lama, kekuatan organ tubuhnya akan melemah, syarafnya akan menegang dan pembuluh darahnya akan tersumbat. Saya juga melihat orang yang sengaja tidak melakukan jima’ dengan niat membujang, tubuhnya menjadi dingin dan wajahnya muram.”
Sedangkan di antara manfaat bersetubuh dalam pernikahan, menurut Ibnu Qayyim, adalah terjaganya pandangan mata dan kesucian diri serta hati dari perbuatan haram. Jima’ juga bermanfaat terhadap kesehatan psikis pelakunya, melalui kenikmatan tiada tara yang dihasilkannya.
Puncak kenikmatan bersetubuh tersebut dinamakan orgasme atau faragh. Meski tidak semua hubungan seks pasti berujung faragh, tetapi upaya optimal pencapaian faragh yang adil hukumnya wajib. Yang dimaksud faragj yang adil adalah orgasme yang bisa dirasakan oleh kedua belah pihak, yakni suami dan istri. Mengapa wajib? Karena faragh bersama merupakan salah satu unsur penting dalam mencapai tujuan pernikahan yakni sakinah, mawaddah dan rahmah. Ketidakpuasan salah satu pihak dalam jima’, jika dibiarkan berlarut-larut, dikhawatirkan akan mendatangkan madharat yang lebih besar, yakni perselingkuhan. Maka, sesuai dengan prinsip dasar islam, la dharara wa la dhirar (tidak berbahaya dan membahayakan), segala upaya mencegah hal-hal yang membahayakan pernikahan yang sah hukumnya juga wajib.
Namun, kepuasan yang wajib diupayakan dalam jima’ adalah kepuasan yang berada dalam batas kewajaran manusia, adat dan agama. Tidak dibenarkan menggunakan dalih meraih kepuasan untuk melakukan praktik-praktik seks menyimpang, seperti sodomi (liwath) yang secara medis telah terbukti berbahaya. Atau penggunaan kekerasaan dalam aktivitas seks (mashokisme), baik secara fisik maupun mental, yang belakangan kerap terjadi. Maka, sesuai dengan kaidah ushul fiqih “ma la yatimmul wajibu illa bihi fahuwa wajibun” (sesuatu yang menjadi syarat kesempurnaan perkara wajib, hukumnya juga wajib), mengenal dan mempelajari unsur-unsur yang bisa mengantarkan jima’ kepada faragh juga hukumnya wajib.
Bagi kaum laki-laki, tanda tercapainya faragh sangat jelas yakni ketika jima’ sudah mencapai fase ejakulasi atau keluar mani. Namun tidak demikian halnya dengan kaum hawa’ yang kebanyakan bertipe “terlambat panas”, atau –bahkan— tidak mudah panas. Untuk itulah diperlukan berbagai strategi mempercepatnya.
Dan, salah satu unsur terpenting dari strategi pencapaian faragh adalah pendahuluan atau pemanasan yang dalam bahasa asing disebut foreplay (isti’adah). Pemanasan yang cukup dan akurat, menurut para pakar seksologi, akan mempercepat wanita mencapai faragh.
Karena dianggap amat penting, pemanasan sebelum berjima’ juga diperintahkan Rasulullah SAW. Beliau bersabda, “Janganlah salah seorang di antara kalian menggauli istrinya seperti binatang. Hendaklah ia terlebih dahulu memberikan pendahuluan, yakni ciuman dan cumbu rayu.” (HR. At-Tirmidzi).
Ciuman dalam hadits diatas tentu saja dalam makna yang sebenarnya. Bahkan, Rasulullah SAW, diceritakan dalam Sunan Abu Dawud, mencium bibir Aisyah dan mengulum lidahnya. Dua hadits tersebut sekaligus mendudukan ciuman antar suami istri sebagai sebuah kesunahan sebelum berjima’. Ketika Jabir menikahi seorang janda, Rasulullah bertanya kepadanya, “Mengapa engkau tidak menikahi seorang gadis sehingga kalian bisa saling bercanda ria? …yang dapat saling mengigit bibir denganmu.” HR. Bukhari (nomor 5079) dan Muslim (II:1087).

Bau Mulut

Karena itu, pasangan suami istri hendaknya sangat memperhatikan segala unsur yang menyempurnakan fase ciuman. Baik dengan menguasai tehnik dan trik berciuman yang baik, maupun kebersihan dan kesehatan organ tubuh yang akan dipakai berciulan. Karena bisa jadi, bukannya menaikkan suhu jima’, bau mulut yang tidak segar justru akan menurunkan semangat dan hasrat pasangan. Sedangkan rayuan yang dimaksud di atas adalah semua ucapan yang dapat memikat pasangan, menambah kemesraan dan merangsang gairah berjima’. Dalam istilah fiqih kalimat-kalimat rayuan yang merangsang disebut rafats, yang tentu saja haram diucapkan kepada selain istrinya.
Selain ciuman dan rayuan, unsur penting lain dalam pemanasan adalah sentuhan mesra. Bagi pasangan suami istri, seluruh bagian tubuh adalah obyek yang halal untuk disentuh, termasuk kemaluan. Terlebih jika dimakrudkan sebagai penyemangat jima’. Demikian Ibnu Taymiyyah berpendapat.
Syaikh Nashirudin Al-Albani, mengutip perkataan Ibnu Urwah Al-Hanbali dalam kitabnya yang masih berbentuk manuskrip, Al-Kawakbu Ad-Durari, “Diperbolehkan bagi suami istri untuk melihat dan meraba seluruh lekuk tubuh pasangannya, termasuk kemaluan. Karena kemaluan merupakan bagian tubuh yang boleh dinikmati dalam bercumbu, tentu boleh pula dilihat dan diraba. Diambil dari pandangan Imam Malik dan ulama lainnya.”
Berkat kebesaran Allah, setiap bagian tubuh manusia memiliki kepekaan dan rasa yang berbeda saat disentuh atau dipandangi. Maka, untuk menambah kualitas jima’, suami istri diperbolehkan pula menanggalkan seluruh pakaiannya. Dari Aisyah RA, ia menceritakan, “Aku pernah mandi bersama Rasulullah dalm satu bejana…” (HR. Bukhari dan Muslim).
Untuk mendapatkan hasil sentuhan yang optimal, seyogyanya suami istri mengetahui dengan baik titik-titik yang mudah membangkitkan gairah pasangan masing-masing. Maka diperlukan sebuah komunikasi terbuka dan santai antara pasangan suami istri, untuk menemukan titik-titik tersebut, agar menghasilkan efek yang maksimal saat berjima’.
Diperbolehkan bagi pasangan suami istri yang tengah berjima’ untuk mendesah. Karena desahan adalah bagian dari meningkatkan gairah. Imam As-Suyuthi meriwayatkan, ada seorang qadhi yang menggauli istrinya. Tiba-tiba sang istri meliuk dan mendesah. Sang qadhi pun menegurnya. Namun tatkala keesokan harinya sang qadhi mendatangi istrinya ia justru berkata, “Lakukan seperti yang kemarin.”
Satu hal lagi yang menambah kenikmatan dalam hubungan intim suami istri, yaitu posisi bersetubuh. Kebetulan Islam sendiri memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada pemeluknya untuk mencoba berbagai variasi posisi dalam berhubungan seks. Satu-satunya ketentuan yang diatur syariat hanyalah, semua posisi seks itu tetap dilakukan pada satu jalan, yaitu farji. Bukan yang lainnya. Allah SWT berfirman, “Istri-istrimu adalah tempat bercocok tanammu, datangilah ia dari arah manapun yang kalian kehendaki.” QS. Al-Baqarah (2:223).

Posisi Ijba’

Menurut ahli tafsir, ayat ini turun sehubungan dengan kejadian di Madinah. Suatu ketika beberapa wanita Madinah yang menikah dengan kaum muhajirin mengadu kepada Rasulullah SAW, karena suami-suami mereka ingin melakukan hubungan seks dalam posisi ijba’ atau tajbiyah.
Ijba adalah posisi seks dimana lelaki mendatangi farji perempuan dari arah belakang. Yang menjadi persoalan, para wanita Madinah itu pernah mendengar perempuan-perempuan Yahudi mengatakan, barangsiapa yang berjima’ dengan cara ijba’ maka anaknya kelak akan bermata juling. Lalu turunlah ayat tersebut.
Terkait dengan ayat 233 Surah Al-Baqarah itu Imam Nawawi menjelaskan, “Ayat tersebut menunjukan diperbolehkannya menyetubuhi wanita dari depan atau belakang, dengan cara menindih atau bertelungkup. Adapun menyetubuhi melalui dubur tidak diperbolehkan, karena itu bukan lokasi bercocok tanam.” Bercocok tanam yang dimaksud adalah berketurunan.
Muhammad Syamsul Haqqil Azhim Abadi dalam ‘Aunul Ma’bud menambahkan, “Kata ladang (hartsun) yang disebut dalam Al-Quran menunjukkan, wanita boleh digauli dengan cara apapun : berbaring, berdiri atau duduk, dan menghadap atau membelakangi..”
Demikianlah, Islam, sebagai agama rahmatan lil ‘alamin, lagi-lagi terbukti memiliki ajaran yang sangat lengkap dan seksama dalam membimbing umatnya mengarungi samudera kehidupan. Semua sisi dan potensi kehidupan dikupas tuntas serta diberi tuntunan yang detail, agar umatnya bisa tetap bersyariat seraya menjalani fitrah kemanusiannya. (  GME>. Sumber : Sutra Ungu, Panduan Berhubungan Intim Dalam Perspektif Islam, karya Abu Umar Baasyir) .

Senin, 11 Juni 2012

HITAM PUTIHku

Hari ini aku mengambil cuti tahunanku,
Dan bercengkarama dgn senin hujan pagi,
Merasakan nikmat hitam putihnya rasa,
Meletakkan anyaman badai yg msh antri disana,
Dan aku bercumbu mesra dengan selaksa khayal,
Kurangkul peluk huruf aksara yang merajuk mesra,
Aku senggamai aksara2 hingga menjelma Kata-kata,
Kata kuajak berdansa dalam konser melodi syair,
Kubariskan serancak mungkin dalam kalimat penuh kasih,
Kubingkai bingkai dan kubungkus dgn bait bait,

Hari ini aku bercinta mesra dengan hitam putihnya kata-kata.
Dan banyak kutemui kenangan rasa dalam "arti" yang membuai,
Dalam hitam putihku ......................... ada getar rasa.

Minggu, 10 Juni 2012

YOU are A VERY BEAUTIFULL in The SENSE.

Time after time will go by;
Decorated with dark and light;
There is a sense of happiness and sorrow, tears and laughter;
Scratched like a painting.,
A thousand millions of lonely dreams;
Present as a true friend;

Among the tired soul;
The restless and tears;
You are a joy in my life;
The most beautiful of my life.
Although fragile in my step;
And may not be able to reach you
But the love and affection in my soul for you.
Sorry if I can not be perfect in front of you,
But in my life, you are always on the throne .....

Sabtu, 09 Juni 2012

BUKAN SEKEDAR

Ditengah tengah garis suratan hidup,
Dalam kehidupan yg smakin jeram menelingkup,
Duniapun sepertinya kian menajamkan dosa2 menguncup,
Imbas dari pesta poranya kegiatan segala dari yg korup,

Bnyk yg lantang bilang atas Nama Tuhan namun melecehkan Tuhan,
Bnyk yg lantang bicara atas nama Negeri tapi malah merampok Negara,
Bnyk yg lantang ngomong atas nama Rakyat tapi bikin rakyat kian sekarat,
Bnyk yg lantang berkoar ttng persatuan ehhh malah mengacaukan,
Bnyk yg lantang berdalih keadilan ..walaaaah malah hukum diperjual belikan,
Bnyk yg lantang ngajak perdamaian ...tapi malah lakukan pengrusakan.
Bnyk...Bnyk.. yg bilang demi kemanusiaan namun menjajah saudara & teman.

Bahkan banyak yang melihat tapi sedikit yg sadar,
Bnyk yg mendengar tapi sedikit yg lakukan pencegahan,
Bnyk yng berjalan tapi senang dijalan yg kelak kelok ( gak lurus )
Bnyk yg kaya tapi sedikit yg mau berbagi,
Akhirnya disanalah banyak yang penderitaan,

Wahai ... Orang2 yang benar... berkumpullah ...
Bersama sama dalam kasih ditengah gersangnya pemikiran,
Biarkanlah mulut mulut mengaum ditangkap angin-anginan,
Dan ada mulut mulut yang memuji ditangkap amin,
Sebab tak ada guna mulut bicara bila disana tak ada kebenaran,
Dan kebenaran hanyalah semata mata hanya dari Tuhan.

Jumat, 08 Juni 2012

BLOODY POETRY THREAD


========================================
Stalking twilight, the sky looks red heart,
Wind wind screamed frail, formations in the sky,
Storm tide pairs, rearranged trough SOUL,
Chalking rancidity swish, room hope

Collapsed, weak steps and return to barracks of love which no man's land,
Liver injured by the blow of the sword and the arrows of love unrequited pny certainty,
Sharp spears pierced prick who longs to penetrate kedasar anxiety,
And pouring rains disturbed blood flow expectations,

Tragedy after tragedy and decapitated decapitate liver flavor,
Limp in love that red bloody wet,
Shivering rag wrapped sarong resigned ....
Curl up with a glazed glow, in the solitude of yawning.

SARAPAN PRADUGA



Jangan su'udzon,
jangan salah prasangka,
jangan pula salah sangka,
Jika masih hanya segudang kata kata,

Dan ternyata lihai juga kau hempaskan aku,
Hingga kuterlempar ke alam lain,
Menembus awan bayang bayang,
Memaksaku tuk mengatasi langit,
Memaksaku terus menerus menganyam badai,
Dan dari atas gunung aku melihat,
Ternyata enggak ada yang paling kaya raya,
Ternyata enggak ada yg paling pintar,
Ternyata enggak ada yg paling cantik,
Ternyata enggak ada yg paling terhormat,
Ternyata enggak ada yg paling 'alim,
Ternyata enggak ada yg paling takabur,
kecuali sesuka engkau menafsiri aku,
Ternyata kau bikin hidangan salah duga.
Meski engkau merasa tidak pernah salah.
Nikmatilah pengakuanmu yg merasa diri paling sempurna,

Kamis, 07 Juni 2012

SYAIR.AKSARA.KATA.BERDARAH


===============================
Senja mengintai, langitpun terlihat merah SAGA,
Angin angin menjerit ringkih membahana di angkasa,
Berpasang pasang badai mengobrak abrik palung JIWA,
Meninggalkan jejak bau anyir mendesir diruang ASA,

Lungkruh lemah langkahnya dan kembali ke barak cinta yg tak bertuan,
Hati , terluka oleh tebasan pedang dan panah cinta yg tak pny kepastian,
Ditusuk tusuk tombak tajamnya rindu yg menembus kedasar kegelisahan,
Dan deras deraslah buncah mengucur aliran darah pengharapan,

Tragedi demi tragedi hati memancung dan memenggal rasa,
Lunglai bersimbah darah kasmaran yang merah membasah,
Menggigil berselimutkan sarung sarung terserah pasrah ....
Meringkuk dengan nanar kunang dikesendirian yg menganga.   ...

Rabu, 06 Juni 2012

MASIHKAH ADA CINTA di dalam ARTI ???


--------------------------------------------------
Jejak kaki ku kaku merayap rayapi dalam detak sang waktu,
Ada cadas , curam, terjal, berliku liku di segeromblan jurang,
Badai kehidupan menganga dgn mulut siap memangsa,
Terik memburu dore menjingga, mereka berpelukan ...
menertawakan aku yang dipermainkan ramuan rindu,

Akupun hny pasrah dgn satu pedang yg kusembunyikan diselangkangan,
Dan kilatan pedang itu menyayat sungguh perih di jantuhg hatiku,
Kuterpelanting memandangimu yg terbang menaburkan cinta bermekaran,
Tanganku meraup raup namun tak jua berhasil menggapai.
Aku ingin mematahkan sayapmu agar aku dapat memelukmu,

Badaipun ber-bondong2 menontonku dengan tertawa terbahak-bahak,
Sedihku tersenyum hingga menjadi jelaga berasap amat sangit,
Kulihat engkau dikejahuan sana... berbisik bisik sesuatu pada angin2,
Hembusannya menerpaku, menggulung nggulung kisi-kisi jantungku.

Rumput bergoyangpun membisiki aku , meski aku tak tanya padanya,
Bersama goyangannya yg gemulai, rumput2 itu isyaratkan kata kata :
Gim.... ketahuilah bahwa :
CINTA bukan saja hny tentang pikiran dan perasan.
dan CINTA bukanlah semata-mata suatu harapan serta keinginan,
Namun CINTA adalah KESABARAN, KETABAHAN dan Ke-IKHLASHAN,
dan CINTA itu MEMBERI, Cinta itu BERKORBAN, dan Cinta itu MEMA'AFKAN.

Selasa, 05 Juni 2012

MENAPAK TILAS LETAK KEBENARAN

Bila saja tidak ada Ridho dan Rahmat-MU,
Bila saja tidak ada Maha Kasih dan CintaMU,
Bila saja tidak ada Maha PertolonganMU,
Apa yang dapat dilakukan oleh diri hamba2MU,

Tapi banyak diri2 hamba yg tak menyadari akan KuasaMU,
Merasa mampu membuat ini itu dan mengaku itulah si " AKU "
Merasa diri sendiri benar yg kadang keluar Nalar,
Namun bila ENGKAU cabut sebagian kecil nikmaMU, diri ini menggelepar,
Bila saja Tak bisa kentut ..waooo tingkahnya jadi kalang kabut,
Bila saja ada susah ehmmmm .... keluhannya hingga ke dunia Maya,
Bila saja fikirannya stress ..ehhhh emosinya drengas drenges ( glia )
Bila saja nafasnya tak lancar ooohhh .. terlihat mangap sambil megap-megap,
Tapi ..tapi ... bila dikasih kesenangan ..amit2 dech .. lupa segala lah ...

Yaa Allah ...
Ampunilah diri hamba2 ini,
Bimbinglah kami menuju ke Letak kebenaran sepenuhnya,
Yaitu jalan yg sepenuhnya bersemayam di dalam HakekatMU,
Golongkanlah kami2 kedlm golongan Orang2 yg Berfikir kpdMU,
Bukan kedlm golongan Orang2 yg hny mecari didlm kenampakan.

Amin.

Senin, 04 Juni 2012

SUKSES APA BELUM ?

MENCAPAI .... ,
Orang ini - Orang Itu telah MENCAPAI ini dan itu ... ???????
Karena Usahanya yg keras telah Mencapai ini itu ...
Bolehlah dalam artian universal ..kita namakan telah SAMPAI,
Namun Hakikatnya adalah apa2 yg bisa kita CAPAI
adalah semata - mata karena KEMURAHAN ALLAH SWT,
yg dengan kata lain kita belum mencapai apa - apa,
Dan apa yg kita nikmati selama didunia ini
adalah Kasih Sayang ALLAH SWT, terhadap CiptaaNYA
dan hadiah hadiah NikmatNYA....

Dan wujud kita sebagai HAMBA adalah Lemah Tak Berdaya,
Nyata badwa diri ini Bukan siapa siapa
Diri ini Tak Punya Apa apa
Diri ini Tak Bisa apa apa ... Bila tanpa Pertolongan-NYA "
LAA HAULA WALA QUWWATA ILLAA BILLAHIL'ALIYIL'ADZHIM.
ALLAHU AKBAR .............. ALLAHU AKBAR ..............

Minggu, 03 Juni 2012

IBUKU sajalah ..............


Tertegun oleh rasa rindu yg bagai dihantar oleh Bidadari itu,
Berdegup jantung saat dihembus Cinta mendekap kalbu,
Dari titik langit para Malaikat hening berdzikir lirih bertalu,
Gemah cintanya amat dahsyat mengalir di urat nadi dgn luruh,
Seperti Cinta Ibuku yg selalu tersenyum mengelus Roh-ku
Kasih sayang Ibuku tiada henti mengalir ke hulu nuraniku,
Hingga aku mampu kokoh menangkap badai yg menghantamku,


Dan kepada para Bidadari - bidadari disana., disini dan disitu,

Yang semuanya pemilik nurani keibuan yg sungguh sungguh,
Yang juga memiliki rasa Kasih sayang secantik Parasmu,
Dan engkau hanya memiliki wajah mempesona nan Ayu,
Tetapi, tak akan memiliki cinta dan kasih sayang setulus ibuku kpdku,
Maka sebelum engkau menemani Lelaki , Belajar sajalah dari ibuku, 

Sabtu, 02 Juni 2012

SUKSES


ANTARA KERENDAHAN HATI dan KESOMBONGAN DIRI






TERSANGKA oleh KABAR BURUNG

Burung membawa berita hingga jadi kabar burung,
Berkicau kabar burung dan melenakan yg diberi berita, sampai murung,
Hingga berimbas agak kejam bagi yg menjadi bahan kabar burung,
Halusnya pembawa kabar burung mungkin ingin jadi parasit cinta aji mumpung,
Dgn menebar jala tipuan jaring cinta kpd jiwa polos yg mungkin sdg linglung,
Penebar kabar burung senangkan diri dgn lukai hati sesamanya tanpa hitung,
Mengoyak-ngoyak semuanya hingga kocar kacir menggelundung,

Tanpa alasan, hari-hari terdengar kabar burung kepakkan sayap2 prasangka,
Memupuk tumpuk tumpukan salah paham dan salah duga,
Menyebabkan sesamanya memakan resah, tertindih ragam tanya,

Wahai ..Burung pembawa kabar burung ...
Disana ada Gunung Karma yang masih menggaung,
Dan siap menggelontor maut yang mengepung,
Ingatlah ... bercerminlah .... rabalah hati dan jantung,
Sebelum mengkusamnya matahati yg terselubung,
Hingga sesal tanpa batasan waktu tak ada rampung.

Jumat, 01 Juni 2012

CITA RASA JELANG SENJA













Terik beringsut redup disilet cahaya jingga meremang,
Lalu lalang jejali jalan pulang sebagian ada yg hengkang,
Barisan Ayam, kambing dan bebekpun masuk kandang,
Meski ada yg berubah tapi sepertinya tetap berulang ulang,

Jedahku dalam keringkan peluh selepas ku-Olah Tubuh,
Buncah keinginanpun menyeret diri masuk kebilas basuh,
Melucuti semua yg menutupi tubuh menyeluruh,
Telanjangi diri mengabaikan pandangan tabu,
Nikmatnya dingin kurengkuh,
Nikmatnya segar kugayuh,
Nikmatnya aroma dari buih yg melepuh,
Nikmatnya siraman air yg gemercik riuh...

Dan selesailah MANDI-ku sore hari ini,
Terus ku mejeng disini .... xixixixixiii ......
Menunggu Maghrib yg suci ........

Membuat Judul Blog pada Address Bar Bergerak | AsyArieL Gate

Membuat Judul Blog pada Address Bar Bergerak | AsyArieL Gate: More