Sabtu, 26 Mei 2012

MENDULANG SENYUM

Disela sela cahaya paginya Sabtu,
Kusentuh kuas pandangi kanvas baru,
aku , melukis dgn sisa2 cat terdahulu.
Akan kugambar ketakutanku,
akan kugambar keberanianku,
Kuingin bahwa penderitaan dan kebahagiaan,
menjadi lukisan yang indah penuh kenikmatan,

Setiap kehidupan kadang memang bisa kulukiskan,
Namun kadang juga tak bisa aku goreskan,
Hanya karena Kasih Cinta-NYA gerak kuas bisa kutorehkan,
Meski terkadang warna-warna mewakili rapuhnya hati,
Tak jarang pula warna kelabu mengisyaratkan relung hati,
Bahkan merahpun berani menggantikan keceriaan gelapnya hitam,
Dan putih terlihat begitu suci kala hitam menetes menodai,
Warna pelangipun mencoba ceriakan dinding dinding hati.

Dan meski hujan membadai biar ada senyum meronai,
Dan walau malam kelam terlewati, biar pagi memberi damai,
Dan semburat Jinggapun biar ikhlash menggantikan terik diang hari tadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar