Rabu, 13 Juni 2012

BISU-MENAMPAR-JIWA

Menatap bisunya kata
=========================
Bergumam sendiri di semak-semak dada,
Dan tiba tiba aku mulai berkata kata terbata,
Kupandangi langit gelap menyeringai saja,
Tercengang kurenung arti yg jauh disana,
Dan semakin menjambak jiwa dalam tanya,
Ku ingin engkau memberiku sedaun perhatian sederhana,
Atas hasratku tuk bersandar menahan sepi rasa,
Dan ingin ku-ucapkan salam, tapi bisu menampar jiwa,

Masih punyakah engkau sekantong sapa ?
Untuk kau berikan kepadaku yg dalam betah,
Disini aku duduk setia tak sekedar tunggu ucap kata,
Dengan sebatas masih percaya,
Sambil kulukis lesung pipi kau punya rona jelita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar